oleh

Ibarat Menemukan Sebuah Harta Karun Milyaran, Inilah Alasan Kita Berdoa!

180823092812Coba bayangkan
pada suatu siang ada seorang teman yang mengajak kita ke sebuah
lapangan. Di sana teman kita ini meminta kita untuk membantunya
menggali sebuah lubang. Kemudian ia memberikan kita sebuah
sekop sementara ia memegang sebuah cangkul.

Pasti kondisi di atas sukses bikin kita keheranan. Namun,
karena teman yang meminta pertolongan ini adalah orang yang
sangat dekat, kita pun mulai menggali di sudut lapangan
tersebut. 5 Menit, kita masih belum merasa apapun.. 15 menit
kemudian, tangan sudah mulai merasa kelelahan, keringat juga
sudah mulai bercucuran mengingat siang itu cukup terik.

Sambil menggali, kita mulai bertanya-tanya, buat apa sih tanah
hasil galian ini? Saat kita melihat teman kita, kok kayaknya
dia semangat sekali menggalinya. Setengah jam sudah berlalu,
kita mulai mengeluh pada teman kita. Namun, ia cuek dan tetap
meneruskan pekerjaannya.

Karena merasa kalau matahari mulai membakar kulit, ditambah
keringat yang bercucuran, pegal, kotor, akhirnya kita berkata,
“Cukup!” Dengan langkah gontai kita langsung berjalan ke
pinggir lapangan dan meninggalkan pekerjaan galian kita
tersebut.

Sekarang, coba deh bayangkan kalau ternyata teman kita itu
datang dengan membawa kabar mengenai sebuah harta karun yang
dikuburkan di sudut lapangan. Katanya, harta tersebut bernilai
milyaran rupiah. Letaknya sudah pasti, dan kita hanya perlu
menggali kira-kira satu meter dalamnya.

Dia pun mengajak kita ke lapangan, memberi kita sekop,
sementara ia memegang cangkulnya. Pasti respon kita akan sangat
berbeda. Bisa-bisa, justru kita yang jauh lebih semangat
menggali dibandingkan dengan teman kita itu karena sudah tahu
dengan pasti tujuan dari pekerjaan menggali tersebut.

Cerita di atas membuat kita merenung kalau memang ada hal
yang  sering bikin kita malas melakukannya karena tidak
mengetahui tujuan yang jelas. Seperti halnya seperti doa. Kita
malas meluangkan waktu untuk berdoa karena kita nggak yakin
terhadap apa yang akan kita dapatkan dari doa.

Jujur, deh, kita sudah berdoa, tapi keadaan kita nggak jadi
lebih baik, nggak ada kemajuan yang Nampak dari luar, bahkan
keadaan justru jadi makin parah. Padahal, dalam keadaan apa
pun, Tuhan mau kita untuk selalu berdoa.

Yakobus 4:2, “Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak
berdoa.” Ayat ini mengajarkan kita kalau tidak ada satu hal pun
yang terjadi kalau kita tidak berdoa. Kita harus mengingat
bahwa doa punya kuasa. Namun, bukan doa yang mengabulkan
keinginan kita, melainkan Tuhan.

Dengan berdoa, tandanya kita percaya dengan kuasa Tuhan. Ada
banyak orang yang berpikir kalau doa itu hanyalah sebuah
kebiasaan yang buang-buang waktu. Kita harus ingat kalau berdoa
adalah cara kita berkomunikasi dengan Tuhan. Doa itulah yang
mendekatkan kita dengan Tuhan. Sekarang, tinggal kita yang
memilih, mau lebih percaya pada Tuhan dengan berdoa, ataukah
pada mereka yang berkata kalau doa itu sia-sia?

 

 

Sumber : jawaban.com

Source link

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed