oleh

Diet Rendah Karbohidrat Perpendek Umur Seseorang Bethel

Jakarta, CNN Indonesia — Tren diet
rendah karbohidrat tak ada matinya. Popularitasnya tak
terkalahkan hingga menjadi salah satu cara yang dilakoni banyak
orang demi mendapatkan tubuh singset. Namun, kabar teranyar
harus membuat para pengharap badan singset ini berpikir dua
kali.

Sebuah penelitian menemukan bahwa
diet rendah karbohidrat meningkatkan risiko kematian dini.
Namun, perpendekan umur ini berlaku jika asupan
pengganti karbohidrat yang dipilih adalah daging dan
susu.

“Data kami menunjukkan bahwa diet
karbo berbasis hewan bisa memperpendek umur seseorang yang
melakoninya,” ujar seorang penulis studi, Sara Seidelman,
melansir CNN.

 

Temuan yang dipublikasikan dalam The
Lancet Public Health ini meneliti lebih dari 15.000 orang
berusia 45-64 tahun dari beragam latar sosial-ekonomi di empat
wilayah Amerika Serikat. Mereka menghitung asupan kalori
rata-rata dan proporsi kalori dari kelompok makanan berbeda.
Peserta juga diminta menguraikan jenis makanan dan minuman yang
dikonsumsi.

Penelitian itu terus ditindaklanjuti
selama 25 tahun lamanya. Dan, sebanyak 6.283 orang
meninggal.

Namun, hasil penelitian ini bukan
berarti menyebut bahwa semua pola makan rendah karbohidrat
adalah buruk. Diet yang mengganti karbohidrat mereka dengan
sayuran dan kacang-kacangan dinilai lebih baik oleh para
peneliti.

Sayangnya, pola diet rendah
karbohidrat yang banyak dilakoni orang-orang saat ini adalah
mengganti asupan karbohidratnya dengan daging atau keju. Kedua
jenis asupan itu diketahui mampu meningkatkan risiko penyakit
jantung dan kanker, yang secara tidak langsung menimbulkan
risiko kematian lebih besar dibandingkan protein lainnya
seperti sayur dan kacang-kacangan.

 

Sumber : Cnnindonesia.com

Source link

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed